1. anda harus Mengenali Peluang
Usaha, dalam peluang usaha dinyatakan bahwa peluang sebenarnya ada di
sekeliling kita, hanya saja ada beberapa individu yang mampu melihat situasi
sebagai peluang ada yang tidak. Hal ini disebabkan faktor informasi yang
dimilikinya Informasi memungkinkan seseorang mengetahui bahwa peluang ada sat
orang lain tidak menghiraukan situasi tersebut. Akses terhadap informasi
dipengaruhi oleh pengalaman hidup dan hubungan sosial.
*Pengalaman Hidup
*Hubungan sosial
*Perubahan Teknologi
*Perubahan kebijakan dan politik
*Perubahan sosial demografi
2. Optimalisasi Potensi diri.
Setelah mengenai peluang usaha
maka harus dikombinasikan dengan potensi diri. Keunggulan kompetitif apa yang
saya miliki? Yang sering terjadi di masyarakat kita adalah memilih usaha yang
sedang trend saat itu. Hal ini sah-sah saja tetapi ketika dalam proses
perkembangan tidak membuat inovasi, maka akan sulit bersaing.
Selain potensi diri dalam arti
pengetahuan yang kita miliki, maka masih perlu mengoptimalkan aspek motivasi
dan kepribadian. Dalam modul kuliah 5 kharakteristik kewirausahaan dari
perspektif Psikologi maka dapat diperoleh gambaran ada beberapa kaharakteristik
yang mendorong kesuksesan usaha dan yang tidak. Oleh karenanya, sejauh mana
potensi psikologis anda mampu dioptimalkan dalam memulai sebuah usaha?
3. Fokus dalam bidang usaha.
Peter Drucker pakar dalam
kewirausahaan menyatakan bahwa dalam memulai sebuah usaha atau inovasi
disarankan untuk terfokus dimulai dari yang kecil berdasarkan sumberdaya yang
kita miliki
4. Berani memulai
Banyak dari anda yang memikirkan
sebuah usaha sebelum melakukannya. Itu adalah tindakan yang tidak benar, karena
dalam berwirausaha ada faktor HOKI atau keberuntungan. berani mengambil resiko
adalah sangat perlu dalam berwirausaha. Lakukan dulu. Jalan dulu. Jika ada
kesulitan, baru dicari jelan keluarnya
Strategi – strategi memulai
berwirausaha
Mencari pasar khusus yang belum
tergarap
Identifikasikan sebuah pangsa
pasar khusus (niche market) yang kebutuhan utamanya belum terpenuhi oleh
kompetitor. Bangun sebuah spesialisasi yang Anda tahu merupakan keunggulan dari
perusahaan Anda. Ingatlah, bahwa bahkan sebuah perusahaan besar dan bertaraf
internasional pun tak bisa memuaskan semua orang. Banyak pasar khusus yang
seringkali tak tergarap karena dianggap terlalu kecil.
Peka terhadap tren terbaru berani
memulai
Carilah kebutuhan dan keinginan
terbaru dari para konsumen yang tumbuh dari perubahan tren di segi kultural,
ekonomi, teknologi yang menjadi sinyal kesempatan pasar baru. Bertindaklah
dengan cepat, jangan menunda terlalu lama.
Lakukan dengan pasti!
Berhenti membuat alasan-alasan.
Waktu paling "sempurna" untuk meluncurkan bisnis takkan pernah bisa
diprediksi secara tepat dan pasti. Jangan biarkan para bakal calon kompetitor
mencuri start dari bisnis yang sebenarnya bisa Anda mulai terlebih dulu.
Mulailah bergerak. Ciptakan gol-gol pendek dan deadline yang membawa Anda lebih
dekat untuk membuka lahan bisnis baru.
Hindari kata-kata yang mematahkan
semangat
Abaikan orang-orang yang berkata
"Itu tak akan berhasil" atau "Tak akan bisa berhasil kalau kamu
melakukannya dengan cara itu". Sesekali, menjauh dari anggapan yang
menurunkan semangat dan aturan baku bisa membantu Anda untuk meraih kesuksesan.
Perhatikan dan pelajari cara para pebisnis yang sukses di bidang mereka dengan
pandangan yang kritis. Pelajari cara mereka bekerja dan program yang mereka
lakukan. Ajukan pertanyaan-pertanyaan "bagaimana jika" di dalam
pikiran Anda.
Eksplorasikan kelemahan
kompetitor
Ambil pandangan kritis terhadap
kompetisi Anda dari perspektif konsumen. Dengarkan baik-baik akan kebutuhan dan
komplain dari konsumen prospektif saat melakukan telepon sales. Hal ini akan
membantu mengidentifikasi kekurangan dan kelemahan kompetitor. Carilah cara
untuk menutup kekurangan dari servis dan produk Anda sendiri, lalu perbaiki hal
tersebut.
Isi kekosongan
Pusatkan pandangan Anda di area
yang lupa ditutupi oleh kompetitor Anda. Pelajari bagaimana mengantisipasi area
baru yang bisa Anda isi dengan servis atau bisa memposisikan bisnis Anda lebih
cepat dari kompetitor Anda.
Tenar dengan dana minim
Pikirkan cara bagaimana agar
lebih dikenal dengan dana seminim mungkin. Jangan terlalu menutup diri, jadilah
kreatif, beranikan diri untuk makin dikenal banyak orang (tapi untuk alasan
yang baik). Tukar ide dengan orang-orang terdekat Anda.
Percaya kemampuan diri
Bangun dan belajar untuk
menggunakan kekuatan intuisi Anda. Dengarkan hati Anda. Akan ada saat-saat Anda
harus memilih bermain aman atau justru bermain nekat untuk menghadapi tantangan
bisnis. Orang-orang sekitar Anda juga memberi masukan yang beragam, sehingga
yang bisa Anda percayai hanyalah diri dan hati Anda.
Jangan biarkan kesulitan atau
kegagalan mengalahkan Anda
Jangan biarkan batasan yang
diciptakan oleh orang lain atau keadaan yang menjepit membuat Anda lemah.
Banyak wirausahawan yang menutup usaha mereka karena tidak percaya pada diri
sendiri. Sebagai wirausahawan, Anda akan menghadapi masa-masa penuh stres yang
akan menguji kepercayaan Anda. Ingatlah, bahwa alat untuk mengusir kegundahan
itu adalah kegigihan dan daya lenting. Percayalah pada konsep bisnis Anda dan
komitmen diri untuk melihat bisnis ini sukses.
Jangan berhenti berinovasi
Secara kontinu, carilah cara-cara
baru untuk memperkenalkan produk-produk baru dan servis untuk konsumen
langganan Anda dan pasar baru yang Anda temui. Berpuas diri adalah hal yang
bisa membahayakan perusahaan Anda. Sesuaikan bisnis Anda dengan tren pasar.
Terimakasih yaa guys telah mampir dan baca tulisannya….. maaf yaa klo ada kesalahan harap dimaklumi hihihiii…… Jangan lupa mampir lagi yaa k blog ane!!
Terimakasih yaa guys telah mampir dan baca tulisannya….. maaf yaa klo ada kesalahan harap dimaklumi hihihiii…… Jangan lupa mampir lagi yaa k blog ane!!